Kenangan pertama kali di London
Tahun 2012 adalah tahun yang sangat spesial bagi kami berdua. Salah satu momen terbaik adalah ketika kami menjelajahi kota London pertama kalinya dan tidak perlu biaya banyak, karena saat itu sekalian dengan bisnis trip untuk visit head office di London selama seminggu. London adalah kota yang penuh dengan sejarah, budaya, dan pesona modern. Dari landmark ikonik hingga tempat-tempat unik, setiap detik di sana terasa seperti mimpi yang menjadi nyata.
London Eye & Pemandangan Sungai Thames

Kami memulai petualangan kami dengan mengunjungi London Eye, roda observasi raksasa yang memberikan pemandangan spektakuler kota London dari ketinggian. Saat kabin kami perlahan naik, kami bisa melihat seluruh kota terbentang di bawah—Sungai Thames yang berkilauan, Big Ben, dan Gedung Parlemen yang megah. Udara segar dan angin sepoi-sepoi membuat momen itu semakin sempurna.

Big Ben & Westminster Abbey

Berjalan kaki dari London Eye, kami sampai di sekitar Big Ben dan Westminster Abbey. Big Ben, dengan loncengnya yang ikonik, berdiri gagah di tengah kota. Kami tak henti-hentinya mengambil foto, mencoba menangkap kemegahannya dari berbagai sudut. Westminster Abbey, dengan arsitektur Gotiknya yang menakjubkan, membuat kami terpukau. Kami membayangkan bagaimana tempat ini telah menjadi saksi sejarah, dari pemakaman raja-raja hingga pernikahan kerajaan.

Selain mengunjungi tempat-tempat ikonik dan kantor pusat perusahaan, kami juga menyempatkan diri untuk menjelajahi sekitar Buckingham Palace, kediaman resmi Ratu Inggris yang legendaris. Kawasan ini memancarkan aura kerajaan yang begitu kuat, mulai dari pagar emasnya yang megah hingga taman-taman hijau yang terawat sempurna.

Usai melihat istana, kami melanjutkan ke St. James’s Park, taman terdekat yang asri dan dipenuhi bunga warna-warni. Kami duduk di bangku sambil menikmati bekal sandwich, ditemani burung-burung dan tupai yang jinak. Dari sini, pemandangan ke arah London Eye dan Whitehall juga terlihat jelas.

Kebetulan, tahun 2012 adalah tahun penyelenggaraan Olimpiade London, jadi beberapa spot di kota London ini sudah dipasangi dekorasi dan spanduk bertema olimpiade. Suasana kota terasa lebih semarak dari biasanya!
Perjalanan ke Stratford: Melihat Masa Depan Olahraga London
Kami penasaran dengan persiapan kota ini menyambut Olimpiade Musim Panas 2012. Dari pusat kota, kami naik Tube menuju Stratford Station di East London. Begitu keluar dari stasiun, suasana berbeda langsung terasa: area ini masih terlihat seperti proyek raksasa dengan crane, pagar pembatas, dan pekerja yang sibuk di mana-mana.
Lokasi utama event—Stratford Olympic Park—masih dalam tahap pembangunan, tapi kami nekat mampir untuk melihat sekilas “calon” venue yang akan jadi pusat perhatian dunia beberapa bulan kemudian.
Meski tak bisa masuk ke dalam, kami bisa melihat beberapa struktur utama yang sedang dibangun:
Stadion Olimpiade (London Stadium) – Bentuknya masih kerangka besi dengan tribun setengah jadi, tapi sudah terlihat besar dan modern.
Orbit Tower – Menara merah spiral ikonik karya Anish Kapoor masih berupa pondasi.

Menjelajahi London Tower

Kami juga mengunjungi Menara London (Tower of London), benteng bersejarah yang menyimpan banyak cerita seram dan harta karun Kerajaan Inggris. Kami mendengar kisah-kisah mengerikan tentang tahanan yang pernah dipenjara di sini. Bahkan, legenda hantu Anne Boleyn konon masih berkeliaran di sini!
Stadion Emirates: Surga bagi Penggemar Arsenal

Sebagai bukan penggemar sepak bola, tapi karena sekalian lewat saat kami mau ke Camden, maka kami tidak melewatkan kesempatan untuk mengunjungi Stadion Emirates, kandang dari klub Arsenal. Kami membayangkan atmosfer luar biasa saat pertandingan berlangsung dan merasa seperti bagian dari sejarah klub ini.
Setelah puas mengeksplorasi Emirates Stadium, kandang kebanggaan Arsenal, kami memutuskan untuk melanjutkan petualangan kami ke salah satu tempat paling hidup dan penuh karakter di London: Camden Market. Kawasan ini terkenal dengan suasana bohemian, deretan toko unik, street food lezat, dan nuansa multicultural yang kental.
Perjalanan dari Emirates Stadium ke Camden Town hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan Tube (Northern Line). Begitu keluar dari stasiun, kami langsung disambut oleh suasana yang kontras dengan area modern Islington—di sini, kami masuk ke dunia penuh warna, musik, dan seni jalanan.

Camden Market sebenarnya terdiri dari beberapa bagian, tapi yang paling ikonik adalah Camden Lock Market dan area sepanjang Camden High Street. Camden adalah surga bagi pecinta fashion unik! Kami menemukan banyak stall yang menjual jaket kulit vintage, kaos band rock, sepatu Doc Martens, dan aksesori dengan gaya punk atau gothic. Beberapa toko bahkan penuh dengan barang antik dan koleksi vinyl langka.
King’s Cross Station & Platform 9¾ Harry Potter

Sebagai pecinta Harry Potter, kami pasti tidak mau melewatkan King’s Cross Station untuk berfoto di Platform 9¾! Antriannya cukup panjang, tapi sangat worth it. Pose foto wajib adalah seolah-olah berlari sedang menembus tembok ke dunia sihir ini 🙂
Ripley’s Believe It or Not! Museum yang Unik

Terakhir, kami mampir ke Ripley’s Believe It or Not!, museum penuh keanehan dan hal-hal luar biasa. Dari patung lilin orang dengan kemampuan super aneh hingga artefak sejarah yang sulit dipercaya, museum ini benar-benar menghibur sekaligus membuat kami terheran-heran.

Penutup: Kenangan yang Tak Terlupakan
Perjalanan kami di London salah satu pengalaman yang sangat berkensan. Setiap tempat yang kami kunjungi meninggalkan kesan mendalam, mulai dari keindahan arsitektur, sejarah yang hidup, hingga momen-momen bahagia berdua.
London, kami pasti akan kembali! 💕🇬🇧