Petualangan hari itu dimulai saat kereta kami meluncur meninggalkan Roma menuju Milan. Di tengah perjalanan, kami memutuskan untuk berhenti sejenak di kota Pisa, rumah bagi salah satu ikon arsitektur dunia: Menara Pisa.

Setelah tiba di stasiun kereta Pisa, kami langsung menuju tempat penitipan tas untuk menitipkan backpack. Dengan beban yang lebih ringan, kami berjalan kaki menuju menara yang terkenal akan kemiringannya itu.

Siang hari yang cerah menyambut kami saat menara tersebut semakin mendekat, dan semakin terlihat megah. Berdiri di depannya, kami tidak bisa tidak merasa kagum dengan bagaimana menara tersebut bisa bertahan selama berabad-abad meski posisinya yang miring.

Setelah beberapa jam berkeliling, memotret dari berbagai sudut, dan belajar tentang sejarah menara ini, kami kembali ke stasiun. Kereta menuju Milan sudah menunggu, dan perjalanan kami dilanjutkan. Sepanjang perjalanan, kami menikmati pemandangan yang berganti-ganti dari jendela, mulai dari pedesaan Italia yang hijau hingga kota-kota kecil yang penuh pesona.
Kami tiba di Stasiun Centrale Milan saat malam tiba. Meski lelah, kami tidak bisa menahan rasa antusias untuk eksplorasi esok hari. Kota Milan dengan segala keanggunan dan modernitasnya menanti, menjanjikan petualangan baru yang penuh dengan keindahan dan kejutan.

Setelah beristirahat sejenak di hotel, kami merencanakan rute untuk hari berikutnya, membayangkan tempat-tempat yang akan kami kunjungi. Eksplorasi kami di Milan pastinya akan menjadi bagian yang tak terlupakan dari perjalanan 18 hari keliling Eropa ini.
Video trip Eropa kami selama 18 hari bermodal masing-masing bawa 1 ransel (ukuran 50L) tanpa pake bagasi.
Rute 10 kota di 6 Negara yang dikunjungi sebagai berikut :
Moscow – Praha – Roma – Vatikan – Pisa – Milan – Zermatt – Venice – Barcelona – Paris