Petualangan Backpacking dari Milan ke Venice

Setelah beberapa hari menikmati keindahan dan keanggunan Milan, kami bersiap melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya: Venice. Kami dengan membawa backpack, ternyata, keputusan ini sangat tepat! Kebebasan bergerak dengan backpack membuat perjalanan jauh lebih nyaman di jalan-jalan Venice ini yang tidak rata, walau punggung sakit karena beban yang lumayan berat untuk trip 18 hari kami ini. 

Perjalanan dengan kereta dari Milan ke Venice memakan waktu sekitar dua setengah jam. Setibanya di stasiun Santa Lucia Venice, kami langsung disambut oleh pemandangan kanal-kanal yang memukau di malam hari.

Hotel tempat kami menginap terletak dekat dengan kanal-kanal ini, menambah sensasi autentik kota air yang terkenal ini.

Hotel : Càsa Arte

5614 Calle Seconda de la Fava, Castello, 30122 Venezia, Italia

Menjelajahi Piazza San Marco dan Kanal-Kanal Venice

Hari pertama di Venice, kami mulai dengan mengunjungi Piazza San Marco yang terkenal.

Alun-alun ini benar-benar hidup, penuh dengan turis dan burung merpati yang terbang kesana kemari.

Kami menyempatkan diri untuk masuk ke dalam Basilica di San Marco, kagum dengan mosaik emasnya yang mempesona.

Kuliner di Italy tidak jauh dari pizza dan spaghetti, siang ini kami mencoba spaghetti al nerro di seppia

Sore harinya, kami berjalan-jalan di sekitar kanal-kanal, menikmati suasana romantis yang ditawarkan Venice.

Pengalaman ini membawa kami meng explore lebih jauh, melalui jembatan Rialto, salah satu ikon paling terkenal di Venice.

Eksplorasi Pulau Murano dan Burano

Hari kedua di Venice, kami memutuskan untuk menjelajah lebih jauh dengan menyeberang ke pulau-pulau Murano dan Burano.

Dari St. Marco, penyeberangan kapal feri ke Murano hanya membutuhkan waktu 30 menit.

Murano terkenal dengan seni peniupan kaca yang mendunia. Kami mengunjungi beberapa workshop dan melihat langsung proses pembuatannya yang sangat detail.

Selanjutnya, kami menuju Burano, pulau yang terkenal dengan rumah-rumah berwarna-warni dan renda tradisionalnya. Burano berjarak 7 kilometer dari Venice, 45 menit perjalanan dari Alun-alun St. Marco dengan kapal feri (vaporetto).

Pulau ini memberikan kesan yang sangat unik dan menyenangkan, sempurna untuk berfoto dan menikmati suasana yang tenang. Salah satu icon menarik di Burano adalah gereja San Martino, dengan menara lonceng yang miring

Perjalanan ke Barcelona

Waktu dua malam di Venice terasa sangat singkat, namun kami sudah harus melanjutkan perjalanan. Pagi hari, kami mengepak barang-barang kami dan menuju bandara Marco Polo. Kami terbang dengan budget airline menuju destinasi berikutnya, Barcelona.

Di pesawat, kami duduk dan merenung sejenak tentang perjalanan yang telah kami tempuh sejauh ini. Dari keindahan arsitektur Praha, Roma dan Milan, Kanal-kanal di Venice,  Gunung salju di Zermatt, magisnya malam di Red Square Moscow, hingga pesona menara miring di Pisa, setiap langkah membawa kami petualangan baru. Dan kini, Barcelona yang penuh warna dan hidup menanti kami di ujung langit biru.

Perjalanan 18 hari keliling Eropa ini benar-benar menjadi pengalaman yang luar biasa, dan kami tidak sabar untuk melihat apa lagi yang akan kami temui di depan. Sampai jumpa di Barcelona!

Video trip Eropa kami selama 18 hari bermodal masing-masing bawa 1 ransel (ukuran 50L) tanpa pake bagasi.

Rute 10 kota di 6 Negara yang dikunjungi sebagai berikut :

Moscow – Praha – Roma – Vatikan – Pisa – Milan – Zermatt – Venice – Barcelona – Paris 

Tinggalkan komentar