Hari ke-1: Petualangan di Osmena Peak
Kami memulai petualangan seru kami di Cebu dengan menaklukkan Osmena Peak, bukit tertinggi di Cebu. Setelah perjalanan yang cukup menantang dengan jalur yang berliku dan menanjak, kami akhirnya mencapai puncak.

Pemandangan dari atas begitu menakjubkan; bukit-bukit hijau yang berjejer rapi dan laut biru yang membentang di kejauhan. Angin sepoi-sepoi yang menyegarkan membuat semua lelah terbayar. Kami menghabiskan waktu di puncak, berfoto dan menikmati ketenangan alam sebelum kembali turun untuk beristirahat.
Dalam perjalanan menuju hotel, kami berhenti di pasar terkenal dan membeli lechon.

Kelezatan daging babi panggang khas Cebu ini sangat memanjakan lidah kami, menjadi salah satu pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Hari ke-2: Whale Shark Watching di Oslob dan Snorkeling di Sumilon Island
Petualangan hari kedua kami dimulai sangat pagi, saat kami menuju Oslob untuk pengalaman yang tak terlupakan: menyaksikan hiu paus.

Kami naik perahu kecil ke tengah laut dan dengan hati yang berdebar, menyelam ke dalam air jernih. Melihat hiu paus dari dekat adalah pengalaman yang luar biasa, melihat makhluk besar dan anggun ini berenang di sekitar kami. Rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan.

Setelah puas dengan Whale Shark Watching, kami melanjutkan perjalanan ke Sumilon Island untuk snorkeling. Pulau ini terkenal dengan keindahan bawah lautnya.

Air yang jernih memperlihatkan terumbu karang yang berwarna-warni dan ikan-ikan yang berenang bebas. Kami menikmati waktu kami di sana, merasa seperti berada di surga tersembunyi.

Hari ke-3: Canyoneering di Kawasan Falls
Hari terakhir kami di Cebu diisi dengan petualangan penuh adrenalin: canyoneering di Kawasan Falls. Kami dipandu melewati berbagai rintangan alam, mulai dari melompat dari tebing, berenang di sungai, hingga meluncur di air terjun. Setiap tantangan membawa rasa adrenalin yang mendebarkan, dan kami tidak bisa berhenti tersenyum sepanjang perjalanan.

Saat akhirnya mencapai Kawasan Falls, keindahan air terjun yang jatuh dari ketinggian membayar semua usaha dan keberanian kami. Air yang segar dan pemandangan alam yang memukau menjadi penutup sempurna untuk petualangan kami di Cebu.

Setelah tiga hari penuh petualangan dan adrenalin, kami kembali dengan hati yang puas dan kenangan tak terlupakan. Cebu telah memberi kami pengalaman yang luar biasa, dan kami sudah tidak sabar untuk kembali lagi suatu hari nanti.

Sebelum kembali ke bandara, kami menyempatkan diri untuk mampir ke Cross of Magellan. Situs bersejarah ini menandai tempat di mana Ferdinand Magellan, penjelajah dari Portugal, menanam salib sebagai simbol kedatangan agama Kristen di Filipina. Melihat salib yang terletak di bawah kubah berdekorasi indah ini memberi kami sedikit pelajaran sejarah dan menyempurnakan perjalanan kami di Cebu.

Transportasi dan Akomodasi:
- Penerbangan: Kami terbang dari Hong Kong ke Cebu menggunakan Cebu Pacific Air. Penerbangan ini memakan waktu sekitar 2 jam 45 menit dan membawa kami ke Bandara Internasional Mactan-Cebu.
- Hotel: Kami menginap di Club Fort Med Resort di Boljoon, Cebu. Resort ini terletak di antara gunung dan laut, dengan taman yang hijau dan kamar-kamar yang nyaman. Kami menikmati suasana santai dan pemandangan yang memukau dari resort ini.
