Jelajahi Hakone: Rute Kereta dan Pengalaman Onsen

Tokyou (Shinjuku) ke Hakone: JR Tokaido Line + Hakone Tozan Railway

  • Rute:
    • Shinjuku Station ke Odawara Station (menggunakan JR Tokaido Line)
    • Odawara Station ke Hakone-Yumoto Station (menggunakan Hakone Tozan Railway)
  • Durasi: Sekitar 90 menit
  • Biaya: Sekitar ¥1,520 untuk JR Tokaido Line + ¥330 untuk Hakone Tozan Railway (total sekitar ¥1,850 per orang)

Menggunakan IC Card ICOCA

Kami menggunakan IC Card ICOCA untuk membayar semua perjalanan ini. Pastikan saldo kartu mencukupi sebelum memulai perjalanan. Kartu ini akan secara otomatis menghitung biaya perjalanan saat di “tap in” dan “tap out” di stasiun.

Hari 1: Menjelajahi Danau Ashi

Hari pertama kami mulai bermalam di homestay tidak jauh dari Hakone Shrine yang terletak di tepi Danau Ashi. Berfoto dan explore area kuil ini menjadi salah satu tujuan utama kami di Hakone.

Hakone Shrine, atau Hakone Jinja, adalah sebuah kuil Shinto yang terletak di tepi Danau Ashi, di kaki Gunung Hakone. Kuil ini terkenal dengan gerbang torii merah besar yang berdiri di atas air, menciptakan pemandangan yang sangat ikonik dan sering menjadi objek fotografi para wisatawan

Untuk mencapai kuil utama, pengunjung harus melewati jalan setapak yang dikelilingi oleh lentera dan pepohonan tinggi, memberikan suasana yang tenang dan sakral. Kuil ini tersembunyi di dalam hutan lebat, tetapi gerbang torii yang besar di danau dan dua gerbang lainnya di jalan utama Moto-Hakone memudahkan pengunjung untuk menemukannya

Hakone Shrine sering dikunjungi oleh mereka yang mencari keberuntungan dalam perjalanan dan keselamatan di laut, karena kuil ini juga dikenal sebagai tempat berdoa untuk perlindungan dalam perjalanan.

Setelah itu, kami menaiki kapal wisata untuk mengelilingi Danau Ashi, menikmati pemandangan Gunung Fuji yang megah di kejauhan. Kami juga sempat naik Hakone Ropeway untuk melihat pemandangan dari ketinggian dan mengunjungi Owakudani, sebuah lembah vulkanik dengan sumber air panas dan pemandangan yang luar biasa.

Owakudani, yang dikenal sebagai “Lembah Mendidih Besar,” adalah sebuah lembah vulkanik aktif di Hakone, Prefektur Kanagawa, Jepang. Lembah ini terbentuk sekitar 3.000 tahun yang lalu akibat letusan Gunung Hakone.

Owakudani terkenal dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan, aktivitas vulkaniknya, dan telur hitam khasnya yang disebut kuro-tamago.

Kuro-tamago adalah telur yang direbus dalam air panas yang kaya akan belerang dan besi, yang membuat cangkangnya berubah menjadi hitam. Proses perebusan ini berlangsung selama 60 menit pada suhu 80 derajat Celsius, kemudian telur-telur tersebut dikukus selama 15 menit pada suhu 100 derajat Celsius.

Meskipun cangkangnya berwarna hitam dan memiliki aroma belerang, bagian dalam telur tetap seperti telur rebus biasa. Konon, memakan satu telur hitam ini dapat menambah umur seseorang hingga tujuh tahun.

Untuk mencapai Owakudani, pengunjung dapat menggunakan Hakone Ropeway yang menawarkan pemandangan spektakuler Gunung Fuji pada hari yang cerah dan ventilasi belerang di bawahnya

Owakudani juga memiliki sejarah spiritual. Lebih dari seribu tahun yang lalu, Kōbō Daishi, seorang biksu Buddha terkenal, mengunjungi Owakudani dan berdoa kepada Bodhisattva di sana. Doa ini menjadi asal mula dari Enmei-jizō, sebuah patung yang dipercaya memberikan perlindungan dan umur panjang.

Hari ke 2: Hakone Onsen Ryokan Yaeikan

Kami tiba di Hakone Onsen Ryokan Yaeikan pada siang hari. Udara musim gugur yang sejuk dan dedaunan yang berubah warna menambah keindahan perjalanan kami. Setelah proses check-in yang cepat, kami diantar ke kamar kami yang dilengkapi dengan private onsen. Kamar ini memiliki desain tradisional Jepang dengan tatami mats dan futon yang nyaman. Pemandangan dari kamar menghadap ke taman yang indah, menambah kesan damai dan relaksasi.

Sejarah Awal: Yaeikan adalah salah satu ryokan tradisional di Hakone yang telah beroperasi selama lebih dari 100 tahun. Ryokan ini dikenal dengan bentuk pelayanan tradisional Jepang yang disebut “omotenashi,” yang berarti keramahan dan perhatian terhadap tamu.

Hakone sendiri adalah daerah yang terkenal dengan onsen (sumber air panas) dan telah menjadi tujuan wisata sejak zaman Edo. Ryokan seperti Yaeikan telah melayani para pelancong yang melewati jalan Tokaido, rute utama yang menghubungkan Tokyo dan Kyoto pada masa itu.

Menikmati Private Onsen:

Setelah beristirahat sejenak, kami memutuskan untuk mencoba private onsen di kamar. Air panas dari onsen ini berasal dari sumber air panas alami di Hakone, yang terkenal dengan kandungan mineralnya yang baik untuk kesehatan. Berendam di onsen sambil menikmati pemandangan taman adalah pengalaman yang sangat menenangkan dan menyegarkan, terutama di udara musim gugur yang sejuk.

Malam Hari: Makan Malam dari 7-11 & Lawson

Malam itu, kami memutuskan untuk makan malam dengan membeli makanan dari 7-11 dan Lawson. Kami memilih berbagai makanan ringan dan bento, serta minuman hangat.

Menikmati makanan di dalam kamar sambil bersantai di futon memberikan suasana yang nyaman dan santai. Ini adalah cara yang sederhana namun menyenangkan untuk mengakhiri hari.

Hari 3: Sarapan Kaiseki dan Kembali ke Tokyo

Pagi Hari: Sarapan Kaiseki di Kamar

Kami terbangun dengan suara alam dan sinar matahari yang masuk melalui jendela besar. Sebelum sarapan, kami kembali berendam di onsen untuk memulai hari dengan segar. Sarapan kaiseki disajikan di kamar kami, dibantu oleh salah satu staf ryokan yang ramah. Hidangan ini terdiri dari berbagai makanan tradisional Jepang seperti nasi, ikan panggang, sup miso, dan sayuran segar. Setiap hidangan disajikan dengan indah dan memberikan pengalaman kuliner yang luar biasa.

Menjelajahi Sekitar:

Setelah sarapan, kami berjalan-jalan di sekitar ryokan dan menikmati pemandangan alam Hakone yang indah.

Kami mengunjungi beberapa tempat menarik di dekat ryokan, seperti Shogenji Temple dan Ajisai Bridge, yang menambah pengalaman budaya kami.

Setelah menikmati waktu yang menyenangkan di Yaeikan, kami check-out dan melanjutkan perjalanan kami kembali ke Tokyo. Menginap di Yaeikan tidak hanya memberikan kenyamanan dan relaksasi, tetapi juga kesempatan untuk merasakan sejarah dan budaya Jepang yang kaya. Pengalaman menginap di ryokan ini memberikan kenangan yang tak terlupakan dengan suasana yang tenang, pelayanan yang ramah, dan fasilitas yang luar biasa

Setelah puas onsen dan berkeliling Hakone, kami kembali ke Tokyo. Perjalanan ini benar-benar memberikan kami waktu berkualitas bersama dan pengalaman yang tak terlupakan.

Kereta pulang ke Tokyo : Odakyu Romancecar

  • Rute: Hakone-Yumoto Station ke Shinjuku Station
  • Durasi: Sekitar 85 menit
  • Biaya: Sekitar ¥2,330 untuk tiket dasar + ¥1,090 untuk tiket ekspres (total sekitar ¥3,420 per orang)

Tinggalkan komentar