Dua puluh empat tahun yang lalu, tepatnya tahun 2000, saya pertama kali menginjakkan kaki di Tokyo Big Sight untuk menghadiri Japan Creation, pameran kreatif terbesar di Jepang saat itu. Dan, saya masih baru mulai berkarir di perusahaan pakaian dalam l, yang mengirim saya untuk training selama 6 bulan di Jepang.

Terpesona oleh kemegahan pameran teknologi dan fashion yang digelar di sana. Kini, setelah lebih dari dua dekade, saya akhirnya kembali—kali ini untuk menghadiri Fashion World Tokyo di April 2024—dengan perasaan campur aduk antara nostalgia dan penasaran.

Begitu tiba di depan gedung, saya langsung disambut oleh pemandangan yang nyaris sama persis dengan ingatan saya. Tokyo Big Sight masih berdiri gagah dengan desain futuristiknya yang khas. Memang ada beberapa gedung baru di sekitarnya, tapi perubahan secara keseluruhan tidak terlalu signifikan. Monorel Yurikamome yang dulu menjadi transportasi utama masih setia melintas di atas jalurnya, meski sekarang terlihat lebih modern.
Yang berubah mungkin hanya tambahan beberapa fasilitas seperti kafe dan restoran baru di sekitar plaza. Tapi suasana Odaiba secara keseluruhan tetap sama—tenang namun penuh daya tarik, dengan pemandangan teluk Tokyo yang masih seindah dulu.

Dari Japan Creation ke Fashion World Tokyo
Di tahun 2000, Japan Creation adalah pameran yang memamerkan berbagai produk kreatif terbaru – dari desain kemasan inovatif hingga teknologi printing mutakhir. Saya masih ingat bagaimana saya terpukau melihat mesin-mesin printing digital pertama yang dipamerkan saat itu.

Kini, di Fashion World Tokyo 2024, semangat kreatif itu masih sama, hanya medianya yang berevolusi. Saya melihat bagaimana teknologi digital printing yang dulu masih primitif sekarang sudah mencapai tingkat presisi yang luar biasa. Yang menarik, beberapa booth masih mempertahankan estetika Jepang klasik yang dulu sering saya lihat di Japan Creation, hanya saja sekarang dipadukan dengan material modern.

Penutup: Sebuah Perjalanan Waktu
Berada kembali di Tokyo Big Sight setelah 24 tahun seperti menyatukan dua bagian hidup saya—masa muda penuh impian dan masa kini yang sudah lebih matang. Gedung ini bukan sekadar tempat pameran, tapi saksi bisu bagaimana waktu berlalu, tren berganti, tapi semangat inovasi dan kecintaan pada kreativitas tetap abadi.

Dan kali ini, saya tak hanya kembali sebagai pengunjung biasa, tapi juga sebagai bagian dari evolusi itu sendiri—menyaksikan bagaimana fashion dan teknologi telah bertransformasi seiring waktu.
