Hong Kong gak selalu identik dengan shopping/belanja, dan buat yang berjiwa petualang, di Hong Kong ternyata banyak tempat-tempat bernuansa alam yang bagus, salah satunya : RHINO ROCK (Batu Badak)!! belum banyak “terjamah” oleh turis yang cocok juga buat para “Insta-hunter”, dan juga enaknya gak perlu perjalanan/hiking jauh menuju spot tersebut.
Mendengar nama Rhino Rock aja udah bikin penasaran, langsung deh nanya mbah Google… how does it look and how to go there. Dan ternyataa…. it is sooo challenging and instragrammable at the same time! Jadi makin semangat deh…
Meeting point di Sai Wan Ho MTR Station, Exit A. Jam 10 pagi kita sudah kumpul. Naik bus nomor 14 tujuan Stanley Fort, turun di Bus Stop terakhir (Military Compound aka Pangkalan Militer).
Sesaat setelah turun Bus, kita sudah langsung melihat starting point berupa anak tangga.
Trail di awal pendakian sampai ke Summit Marker & Radio Communication Tower berupa tanah, tangga seadanya (dari balok kayu) dan jalan beton. Waktu tempuh sekitar 15-20 menit saja. Cukup melelahkan karena jalannya menanjak terus.
Setelah sampai di Summit Marker, akan ada 2 cabang jalan. Jalan lurus dengan bamboo forest menuju Turtle Rock dan pantai.
Walaupun tidak ada papan penunjuk arah, kita bisa menemukan arah dengan melihat pita yang diikatkan di dahan-dahan pohon. Pita itu menandakan jalan tersebut pernah dilalui orang-orang sebelumnya.
Trail setelah semak belukar ternyata amat sangat challenging!

Dan karena lokasi Rhino Rock berada di bawah bukit, maka kita harus menyusuri jalan setapak dengan lebih hati-hati mengingat turunannya cukup curam dengan tanah berpasir yang licin. Untung di sisi kiri kanannya banyak semak sehingga kita bisa berpegangan pada ranting-ranting pohon agar tidak terpeleset. Tidak hanya jalan menurun, kita juga harus melintasi batu-batu berukuran sangat besar jadi harus merayap perlahan.
Bahkan di satu titik, disediakan tali karena memang jalannya menurun dan sangat licin.
Karena trail ini dipenuhi semak dan bebatuan maka jalan setapak tidak terlihat dari atas, jadi medan yang kita lalui sangat penuh dengan kejutan.

Medan menurun yang penuh rintangan dan kejutan ini bisa kita lalui dengan selamat sampai ke Rhino Rock tidak sampai setengah jam !
Tidak butuh imajinasi tinggi untuk membayangkan bentuk kepala dan cula badak di Rhino Rock ini, sekali lihat pun sudah bisa melihat kemiripannya.

WHAT YOU SHOULD KNOW :
Lokasi : Stanley, Hong Kong Island
Difficulties : intermediate to advance
Need to bring : proper sepatu hiking, sarung tangan, tongkat hiking
Toilet terdekat : St Stephen’s Beach toilet
Hong Kong gak selalu identik dengan shopping/belanja, dan buat yang berjiwa petualang, di Hong Kong ternyata banyak tempat-tempat bernuansa alam yang bagus, salah satunya : RHINO ROCK (Batu Badak)!! belum banyak “terjamah” oleh turis yang cocok juga buat para “Insta-hunter”, dan juga enaknya gak perlu perjalanan/hiking jauh menuju spot tersebut.
Mendengar nama Rhino Rock aja udah bikin penasaran, langsung deh nanya mbah Google… how does it look and how to go there. Dan ternyataa…. it is sooo challenging and instragrammable at the same time! Jadi makin semangat deh…
Meeting point di Sai Wan Ho MTR Station, Exit A. Jam 10 pagi kita sudah kumpul. Naik bus nomor 14 tujuan Stanley Fort, turun di Bus Stop terakhir (Military Compound aka Pangkalan Militer).
Sesaat setelah turun Bus, kita sudah langsung melihat starting point berupa anak tangga.
Trail di awal pendakian sampai ke Summit Marker & Radio Communication Tower berupa tanah, tangga seadanya (dari balok kayu) dan jalan beton. Waktu tempuh sekitar 15-20 menit saja. Cukup melelahkan karena jalannya menanjak terus.
Setelah sampai di Summit Marker, akan ada 2 cabang jalan. Jalan lurus dengan bamboo forest menuju Turtle Rock dan pantai.
Walaupun tidak ada papan penunjuk arah, kita bisa menemukan arah dengan melihat pita yang diikatkan di dahan-dahan pohon. Pita itu menandakan jalan tersebut pernah dilalui orang-orang sebelumnya.
Trail setelah semak belukar ternyata amat sangat challenging!
Dan karena lokasi Rhino Rock berada di bawah bukit, maka kita harus menyusuri jalan setapak dengan lebih hati-hati mengingat turunannya cukup curam dengan tanah berpasir yang licin. Untung di sisi kiri kanannya banyak semak sehingga kita bisa berpegangan pada ranting-ranting pohon agar tidak terpeleset. Tidak hanya jalan menurun, kita juga harus melintasi batu-batu berukuran sangat besar jadi harus merayap perlahan.
Bahkan di satu titik, disediakan tali karena memang jalannya menurun dan sangat licin.
Karena trail ini dipenuhi semak dan bebatuan maka jalan setapak tidak terlihat dari atas, jadi medan yang kita lalui sangat penuh dengan kejutan.
Medan menurun yang penuh rintangan dan kejutan ini bisa kita lalui dengan selamat sampai ke Rhino Rock tidak sampai setengah jam !
Tidak butuh imajinasi tinggi untuk membayangkan bentuk kepala dan cula badak di Rhino Rock ini, sekali lihat pun sudah bisa melihat kemiripannya.
WHAT YOU SHOULD KNOW :
Lokasi : Stanley, Hong Kong Island
Difficulties : intermediate to advance
Need to bring : proper sepatu hiking, sarung tangan, tongkat hiking
Toilet terdekat : St Stephen’s Beach toilet
Hong Kong gak selalu identik dengan shopping/belanja, dan buat yang berjiwa petualang, di Hong Kong ternyata banyak tempat-tempat bernuansa alam yang bagus, salah satunya : RHINO ROCK (Batu Badak)!! belum banyak “terjamah” oleh turis yang cocok juga buat para “Insta-hunter”, dan juga enaknya gak perlu perjalanan/hiking jauh menuju spot tersebut.
Mendengar nama Rhino Rock aja udah bikin penasaran, langsung deh nanya mbah Google… how does it look and how to go there. Dan ternyataa…. it is sooo challenging and instragrammable at the same time! Jadi makin semangat deh…
Meeting point di Sai Wan Ho MTR Station, Exit A. Jam 10 pagi kita sudah kumpul. Naik bus nomor 14 tujuan Stanley Fort, turun di Bus Stop terakhir (Military Compound aka Pangkalan Militer).
Sesaat setelah turun Bus, kita sudah langsung melihat starting point berupa anak tangga.
Trail di awal pendakian sampai ke Summit Marker & Radio Communication Tower berupa tanah, tangga seadanya (dari balok kayu) dan jalan beton. Waktu tempuh sekitar 15-20 menit saja. Cukup melelahkan karena jalannya menanjak terus.
Setelah sampai di Summit Marker, akan ada 2 cabang jalan. Jalan lurus dengan bamboo forest menuju Turtle Rock dan pantai.
Walaupun tidak ada papan penunjuk arah, kita bisa menemukan arah dengan melihat pita yang diikatkan di dahan-dahan pohon. Pita itu menandakan jalan tersebut pernah dilalui orang-orang sebelumnya.
Trail setelah semak belukar ternyata amat sangat challenging!
Dan karena lokasi Rhino Rock berada di bawah bukit, maka kita harus menyusuri jalan setapak dengan lebih hati-hati mengingat turunannya cukup curam dengan tanah berpasir yang licin. Untung di sisi kiri kanannya banyak semak sehingga kita bisa berpegangan pada ranting-ranting pohon agar tidak terpeleset. Tidak hanya jalan menurun, kita juga harus melintasi batu-batu berukuran sangat besar jadi harus merayap perlahan.
Bahkan di satu titik, disediakan tali karena memang jalannya menurun dan sangat licin.
Karena trail ini dipenuhi semak dan bebatuan maka jalan setapak tidak terlihat dari atas, jadi medan yang kita lalui sangat penuh dengan kejutan.
Medan menurun yang penuh rintangan dan kejutan ini bisa kita lalui dengan selamat sampai ke Rhino Rock tidak sampai setengah jam !
Tidak butuh imajinasi tinggi untuk membayangkan bentuk kepala dan cula badak di Rhino Rock ini, sekali lihat pun sudah bisa melihat kemiripannya.
WHAT YOU SHOULD KNOW :
Lokasi : Stanley, Hong Kong Island
Difficulties : intermediate to advance
Need to bring : proper sepatu hiking, sarung tangan, tongkat hiking
Toilet terdekat : St Stephen’s Beach toilet